Pembuat "Liquid" Mengandung Narkoba Ditangkap |

Pembuat “Liquid” Mengandung Narkoba Ditangkap

Polisi meringkus empat tersangka pembuatan liquid vape mengandung nar­koba jenis tembakau gorila. Ke­empat tersangka yang ditang­kap di Cinere tersebut adalah AJ, YML, FF, dan PNR.

“Berawal adanya informasi dari masyarakat, di TKP sering terjadi penyalahgunaan dan transaksi narkoba dengan cara membuat cairan liquid vape yang mengandung narkoba je­nis tembakau gorila. Kemudian, tim melakukan penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Jakarta, Senin (28/10).

Argo menambahkan, sekitar pukul 18.00 WIB, tim melaku­kan penangkapan terhadap seorang yang dicurigai, yang dilanjutkan dengan penggele­dahan di kamar yang berada di lantai 2. Ditemukan barang bukti tersebut di atas, dari ket­erangan tersangka AJ, liquid tersebut didapatkan dengan cara membeli dari M yang ma­sih dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Pada hari Rabu tanggal 22 Oktober 2019, sekitar pukul 22.30 WIB, berhasil ditang­kap DPO M. Dari keteran­gan tersangka M bahwa benar tersangka AJ sering memesan liquid vape ke­pada tersangka M, sedangkan tersangka M meme­san liquid vape ke sebuah akun Line bernama “ProductXMeneergoods”.

“Pada hari Jumat (18/10), tim kami berhasil menangkap salah seorang tersangka ber­nama FF yang sedang mengir­imkan paket berisi liquid vape di tempat kejadian perkara (TKP) 3 dengan barang bukti tersebut di atas. Dari ket­erangan tersangka FF diketahui bahwa liquid vape tersebut dimasak dan dikemas oleh ter­sangka bersama de­ngan PNR (yang masih dalam DPO) di Aparte­ment Bellevue Cinere, Depok,” tuturnya.

“Tersangka P mendapat bahan baku pembuatan liquid vape dengan cara mem­beli kepada DPO B melalui akun Line “gajah.corp”, dengan pembayaran memakai bitcoin.

Liquid Dioplos

Argo menjelaskan, didapat sebanyak 253 botol kecil berisi liquid vape, yang terdiri dari 24 botol berisi liquid vape merek BLOOD TIES sebagai bahan campuran, 420 botol kecil kosong beserta tutupnya. Satu unit tim­bangan digital, satu botol berisi cairan propylene glycol, satu gelas ukur pyrex ukuran 250 ml, 1000 ml, dan 2.000 ml berisi bekas liq­uid, dan satu buah kompor gas untuk memasak bahan liquid.

Menurut Argo, hasil penyeli­dikan sementara para tersangka ini mematok harga 600 ribu ru­piah per botol liquid vape yang mengandung tembakau gorila. Tidak hanya itu, untuk mengela­bui petugas, vape tersebut juga dipasangi logo cukai palsu.

“Mereka menjual ke kon­sumen dengan harga 600 ribu rupiah. Untuk mengelabuhi pe­tugas, mereka memasang logo cu­kai palsu di setiap botol,” ujar Argo.

Target penjualan tersangka adalah anak-anak muda yang suka mengonsumsi vape. Untuk itu, Argo mengimbau kepada masyarakat agar berhenti men­gonsumsi vape.

“Targetnya ke anak-anak muda yang suka mengonsumsi vape. Saya juga mengimbau kepada anak-anak muda agar berhenti mengonsumsi vape,” pungkasnya. jon/P-6

Be the first to comment on "Pembuat “Liquid” Mengandung Narkoba Ditangkap"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*